Salah satu ektoparasit yang terdapat pada tikus adalah caplak (ticks) atau sengkenit, yang berdasarkan morfologi tubuhnya bisa dibagi menjadi dua, yaitu caplak keras (Hard ticks) dan caplak lunak (Soft ticks). Salah satu ciri utama yang membedakan keduanya adalah adanya scutum (lapisan chitin yang menebal dan keras) pada caplak keras stadium dewasa, sedangkan caplak lunak tidak memilik scutum. Pada tulisan ini hanya membahas mengenai caplak keras saja, khususnya peranannya dalam menularkan beberapa penyakit.