Berbagai revolusi era yang terjadi membuat peradaban manusia terus berkembang. Era industri sebentar lagi akan digantikan era society. Meskipun demikian, nilai sosiokultural yang sudah ada sejak dahulu harus dipertahankan sehingga identitas nasional Bangsa Indonesia tidak hilang terbawa arus revolusi. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengkaji bagaimana mengimplementasikan konsep sosiokultural berbasis kontekstual pada pembelajaran menggambar dua dimensi siswa kelas rendah sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai sosiokultural sebaiknya dilakukan sejak siswa kelas rendah dalam menggambar dua dimensi. Siswa akan menggali apa yang pernah mereka lihat, lakukan, dan alami secara kontekstual yang dapat mempengaruhi daya cipta dan kreativitas. Implementasi konsep sosiokultural dalam kajian kontekstual dapat memberikan pemahaman tentang kenampakan asli daerah tempat tinggal siswa. Dengan demikian, siswa dapat mengembangkan pendidikan karakter dengan tetap mempertahankan kebudayaan asli sebagai pembentuk identitas bangsa yang tidak akan berubah dari masa ke masa melalui pembelajaran menggambar dua dimensi.
Katakunci: sosiokultural berbasis kontekstual; menggambar dua dimensi; siswa kelas rendah