Recently Published
Most Viewed
Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Pendekatan Hiradc Dan Metode Job Safety Analysis Pada Studi Kasus Proyek Pembangunan Menara X Di Jakarta Image
Journal article

Analisis Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Melalui Pendekatan Hiradc Dan Metode Job Safety Analysis Pada Studi Kasus Proyek Pembangunan Menara X Di Jakarta

Kegiatan konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan. Namun, kegiatan konstruksi memiliki risiko yang tinggi, salah satunya yaitu pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pengendalian secara umum dilaksanakan dengan manajemen risiko meliputi analisis risiko serta perencanaan upaya pengendalian risiko. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui jenis dan tingkat risiko pada kegiatan konstruksi Proyek Gedung X, pengendalian risiko serta penerapan metode pengendalian dilapangan. Pada penelitian ini diketahui risiko berdasarkan pendekatan Hazard Identification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC) dan metode Job Safety Analysis. Identifikasi risiko dilakukan berdasarkan dokumen proyek. Setelah itu risiko tersebut dinilai tingkat kemungkinan dan dampaknya, yang kemudian dilakukan penilaian level risiko. Identifikasi lanjut pada pekerjaan yang berisiko tinggi dengan metode JSA. Tahap terakhir pada penelitian ini adalah mengetahui metode pengendalian risiko, dan diamati penerapannya dilapangan melalui pengamatan pada pekerja. Hasil identifikasi risiko dan penilaian dengan matriks risiko dari 5 pekerjaan yang diamati di proyek X adalah 2 pekerjaan dengan level risiko rendah yaitu pekerjaan bata ringan dan dinding lapis plester, 1 pekerjaan dengan level risiko sedang yaitu pekerjaan dinding partisi gypsum, dan 2 pekerjaan dengan level risiko tinggi yaitu pekerjaan tangga dan pemasangan kaca. Dari dua pekerjaan dengan risiko tinggi tersebut terdapat 2 kemungkinan risiko ekstrim yang dapat terjadi pada 10 tahapan pekerjaan. Dan penerapannya di lapangan tergolong cukup baik untuk proyek secara umum dan masih kurang untuk tiap-tiap pekerja.
Analisis Risiko K3 Menggunakan Pendekatan Hiradc Dan Jsa (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Menara Bni Di Jakarta) Image
Journal article

Analisis Risiko K3 Menggunakan Pendekatan Hiradc Dan Jsa (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Menara Bni Di Jakarta)

Tidak dapat dipungkiri pembangunan proyek kontruksi dalam pembangunannya selalu mengandung risiko. Risiko yang sering terjadi dalam proyek konstruksi adalah kecelakaan kerja. Proyek BNI di Jakarta merupakan bangunan dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi dikarenakan memiliki 30 lantai. Penerapan Sistem Manjemen K3 yang baik, diupayakan untuk dapat meminimalisir kemungkinan risiko tersebut terjadi. Maka dibuat penelitian yang bertujuan untuk mendapatkan kegiatan yang memiliki kemungkinan risiko, mengetahui tahap pekerjaan berdasarkan variabel risiko tertinggi, mengetahui pengendalian serta penerapan pengendalian terhadap rencana kerja K3. Penelitian dilakukan dengan pendekatan HIRADC untuk mengidentifikasi risiko, memberi penilaian dengan severity index dan risk matriks lalu akan diketahui tingkat risiko, lalu melalui metode JSA akan diidentifikasi lebih lanjut secara spesifik mengenai risiko tersebut. Selanjutnya akan diketahui bagaimana tindakan pengendalian dari hasil wawancara serta penerapan pengendalian dilapangan yang disajikan dalam persentase (%). Hasil dari analisa data diketahui bahwa dari dua pekerjaan utama yang diamati yaitu pekerjaan kolom dan pekerjaan balok pelat, keduanya tergolong kategori dengan risiko tinggi dan terdapat tahap pekerjaan dengan masing-masing variabel risiko tertinggi yaitu 2 variabel ekstrim untuk pekerjaan Kolom dan 3 Variabel ekstrim untuk pekerjaan Balok dan Pelat. Selanjutnya didapat pengendalian yang telah dikelompokkan menjadi 6 kelompok pengendalian serta didapat pula hasil dari penerapan pengendalian yang di sajikan dalam persentase dengan kategori penilaian sangat baik.
Suggested For You
Analisa Produktivitas Pekerjaan Pelat Lantai M\u002Dpanel, Beton Bertulang, Dan Sni Pekerjaan Pelat Beton Bertulang Image
Journal article

Analisa Produktivitas Pekerjaan Pelat Lantai M-panel, Beton Bertulang, Dan Sni Pekerjaan Pelat Beton Bertulang

Dengan adanya perkembangan inovasi dan teknologi pembangunan di Indonesia, terdapat teknologi dan material di bidang konstruksi yang mampu menggantikan material pelat lantai bangunan konvesional, salah satunya M-PANEL. M-PANEL mempunyai susunan material dengan bahan utama Expanded Polystyrene System (EPS) dan kawat baja galvanized (lapisan agar tidak berkarat) pada setiap sisi dan juga dalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan produktivitas dan biaya satuan pekerjaan pelat lantai menggunakan material M-Panel dan konvensional. Data penelitian yang digunakan untuk analisa produktifitas dan harga satuan diperoleh dengan mengamati secara langsung pekerjaan di lapangan. Selain itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Daily Record Sheet, Baseline Productivity, dan metode SNI (Standart Nasional Indonesia) No. 7394 Tahun 2008. Untuk menghitung koefisien analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri yang didasarkan nilai produktifitas. Dari analisa dan perhitungan didapat produktifitas pekerjaan pelat lantai M-PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah : pemasangan M-PANEL sebesar 5,7874 m2/jam, pemlesteran tahap I sebesar 19,7838 m2/jam, dan pemlesteran tahap II sebesar 6,3819 m2/jam. Sedangkan nilai produktifitas pekerjaan pelat lantai konvensional adalah: pemasangan bekisting sebesar 1,496 m2/jam, penulangan sebesar 7,116 m2/jam, dan pengecoran sebesar 10,004 m2/jam . Untuk hasil nilai produktifitas pelat lantai konvensional berdasarkan SNI No. 7394 Tahun 2008 adalah : pemasangan bekisting sebesar 0,20 m2/jam, penulangan sebesar 2,98 m2/jam, dan pengecoran sebesar 1,67 m2/jam. Analisa dari hasil perhitungan harga satuan pekerjaan pelat tiap m2 diperoleh sebesar Rp 443.109,13 /m2 untuk M-PANEL, sebesar Rp. 406.146,52 /m2 untuk pelat konvensional, dan sebesar Rp. 691.485,40 /m2 untuk harga satuan berdasarkan SNI No. 7394 Tahun 2008.
Kajian Pemilihan Trase Dan Perencanaan Perkerasan Jalan Lingkar Timur Kabupaten Banyuwangi Image
Journal article

Kajian Pemilihan Trase Dan Perencanaan Perkerasan Jalan Lingkar Timur Kabupaten Banyuwangi

Analisis Risiko Dari Penggunaan Kurva\u002Ds Dalam Monitoring Proyek Gedung\u002Dx Di Kota Batu Image
Journal article

Analisis Risiko Dari Penggunaan Kurva-s Dalam Monitoring Proyek Gedung-x Di Kota Batu

Analisis Biaya Pekerjaan Dinding Panel Menggunakan Metode Monte Carlo Image
Journal article

Analisis Biaya Pekerjaan Dinding Panel Menggunakan Metode Monte Carlo

Kajian Pemilihan Trase Dan Perencanaan Perkerasan Jalan Lingkar Timur Kabupaten Banyuwangi Image
Kajian Pemilihan Trase Dan Perencanaan Perkerasan Jalan Lingkar Timur Kabupaten Banyuwangi Image
Journal article

Kajian Pemilihan Trase Dan Perencanaan Perkerasan Jalan Lingkar Timur Kabupaten Banyuwangi

Analisis Risiko Dari Penggunaan Kurva\u002Ds Dalam Monitoring Proyek Gedung\u002Dx Di Kota Batu Image
Analisis Risiko Dari Penggunaan Kurva\u002Ds Dalam Monitoring Proyek Gedung\u002Dx Di Kota Batu Image
Journal article

Analisis Risiko Dari Penggunaan Kurva-s Dalam Monitoring Proyek Gedung-x Di Kota Batu

Analisis Biaya Pekerjaan Dinding Panel Menggunakan Metode Monte Carlo Image
Analisis Biaya Pekerjaan Dinding Panel Menggunakan Metode Monte Carlo Image
Journal article

Analisis Biaya Pekerjaan Dinding Panel Menggunakan Metode Monte Carlo

Journal article

Kajian Karakteristik Angkutan Yang Digunakan Oleh Mahasiswa Di Kota Malang

Kajian Karakteristik Angkutan Yang Digunakan Oleh Mahasiswa Di Kota Malang Image
Journal article

Uji Kuat Tekan Bata Merah Menggunakan Mortar Pasir Kwarsa

Uji Kuat Tekan Bata Merah Menggunakan Mortar Pasir Kwarsa Image
Journal article

Pengaruh Dimensi Ukuran Batu Bata Merah Dan Campuran Mortar Terhadap Karakteristik Mekanik Pasangan Dinding

Pengaruh Dimensi Ukuran Batu Bata Merah Dan Campuran Mortar Terhadap Karakteristik Mekanik Pasangan Dinding Image
Journal article

Evaluasi Kinerja Angkutan Kapal Laut Tujuan Surabaya-makassar

Evaluasi Kinerja Angkutan Kapal Laut Tujuan Surabaya\u002Dmakassar Image
Read more articles