Journal article // Humaniora






Ketandaan Syariat dan Hakikat dalam Ma'ul-Chayat Li Ahlil-Mamat: Analisis Semiotik
1998  //  DOI: 10.22146/jh.v0i8.2069
Sangidu Sangidu

Metrik

  • Eye Icon 28 views
  • Download Icon 222 kali diunduh
Metrics Icon 28 views  //  222 kali diunduh
Ketandaan Syariat dan Hakikat dalam Ma\u0027ul\u002DChayat Li Ahlil\u002DMamat: Analisis Semiotik Image
Abstrak

Ma'ul-Chayat li Ahlil-Mamat selanjutnya disingkat Ma'ul-Chayat adalah salah satu karya di antara karya-karya Syeikh Nuruddin Ar-Raniri (selanjutnya disebut Nuruddin) yang kurang lebih berjumlah 33 (tiga puluh tiga) karya (Chamamah-Soeratno, dkk., 1982,30-62; Daudy, 1978,13; 1983:48). Karya ini merupakan salah satu khazanah sastra Melayu klasik yang tinggi nilainya (Djamaris, 1984:142). Di dalamnya berisi ajaran-ajaran yang dapat dijadikan pedoman bagi masyarakat maupun raja pada waktu itu dalam kehidupan bermasyarakat dan benegara (Chamamah-Soeratno, dkk., 1982:2). Hasil sastra Melayu klasik, dalam halini Ma'ul-Chayat itu tidak lain berupa naskah yang sekarang tersimpan di berbagai perpustakaan dan museum. Naskah di sini yang dimaksudkan adalah hasil sastra yang ditulis dengan tangan pada kertas dengan tulisan Jawi (Arab-Melayu).

Teks lengkap
Show more arrow
 

Metrik

  • Eye Icon 28 views
  • Download Icon 222 kali diunduh
Metrics Icon 28 views  //  222 kali diunduh