Recently Published
Preservation Potential of Galangal Water Extract on Tofu Image
Journal article

Preservation Potential of Galangal Water Extract on Tofu

Most Viewed
Pengaruh Konsentrasi Adeps Lanae dalam Dasar Salep Cold Cream terhadap Pelepasan Asam Salisilat Image
Journal article

Pengaruh Konsentrasi Adeps Lanae dalam Dasar Salep Cold Cream terhadap Pelepasan Asam Salisilat

Cold ceam merupakan emulsi air dalam minyak, yang salah satu komponennya adalah adeps lanae. Adeps lanae berfungsi meningkatkan sifat serap air, sehingga diperkirakan mempengaruhi pelepasan asam salisilat yang bersifat sukar larut dalam air. Oleh karena itu dilakukan penelitian tentang pengaruh konsentrasi adeps lanae dalam dasar salep cold cream terhadap pelepasan asam salisilat. Penelitian ini dilakukan dengan membuat empat formula salep asam salisilat dalam dasar cold cream dengan variasi konsentrasi adeps lanae 0%, 5%, 10%, dan 15%. Uji salep secara fisik yang dilakukan adalah uji homogenitas dan uji kelengketan, dilanjutkan dengan uji disolusi. Hasil penelitian menunjukan bahwa homogenitas salep sesuai dengan persyaratan yang tertera pada Farmakope Indonesia edisi III. Uji kelengketan salep menunjukan bahwa semakin banyak konsentrasi adeps lanae yang ditambahkan, daya lengket salep semakin kecil. Uji disolusi salep menunjukan bahwa semakin besar konsentrasi adep lanae semakin besar pula kecepatan pelarutan salep asam salisilat.
Isolasi Etil P\u002Dmetoksisinamat Dari Rimpang Kencur (Kaempferia Galangal L.) Dan Identifikasinya Dengan Kromatografi Gas Spektroskoi Massa Image
Journal article

Isolasi Etil P-metoksisinamat Dari Rimpang Kencur (Kaempferia Galangal L.) Dan Identifikasinya Dengan Kromatografi Gas Spektroskoi Massa

EPMS – Ethyl p-methoxycinnamate was one of compound isolated from greater galingale rhizome (Kaempferia galanga L.) can be used as base substance of sun screen product. The method used in this research was percolation. The obtained percolate was dried until crystal was formed. The obtained crystal was later recrystallization. The result showed that greater galingale N-hexane extract possibly contained EPMS. The isolated substance had high solubility and purity (96,92%), it was seen from Gas Cromatograph Mass Spectrometer spectra that show one dominant peak. Keywords: EPMS, greater galingale (Kaempferia galanga L.), isolation, GCMS.
Ketoprofen, Penetapan Kadarnya Dalam Sediaan Gel Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet\u002Dvisibel Image
Journal article

Ketoprofen, Penetapan Kadarnya Dalam Sediaan Gel Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet-visibel

Pengaruh Medium Dissolusi Dan Penggunaan Sinker Terhadap Profil Disolusi Tablet Floating Aspirin Image
Journal article

Pengaruh Medium Dissolusi Dan Penggunaan Sinker Terhadap Profil Disolusi Tablet Floating Aspirin

Ketoprofen, Penetapan Kadarnya Dalam Sediaan Gel Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet\u002Dvisibel Image
Ketoprofen, Penetapan Kadarnya Dalam Sediaan Gel Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet\u002Dvisibel Image
Journal article

Ketoprofen, Penetapan Kadarnya Dalam Sediaan Gel Dengan Metode Spektrofotometri Ultraviolet-visibel

Pengaruh Medium Dissolusi Dan Penggunaan Sinker Terhadap Profil Disolusi Tablet Floating Aspirin Image
Pengaruh Medium Dissolusi Dan Penggunaan Sinker Terhadap Profil Disolusi Tablet Floating Aspirin Image
Journal article

Pengaruh Medium Dissolusi Dan Penggunaan Sinker Terhadap Profil Disolusi Tablet Floating Aspirin

Suggested For You
Pola Terapi Pada Pasien Kanker Nasofaring Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Image
Journal article

Pola Terapi Pada Pasien Kanker Nasofaring Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo

Penanggulangan kanker nasofaring sampai saat ini menjadi suatu masalah, gejala yang tidak spesifik dan letak nasofaring yang tersembunyi mengakibatkan keterlambatan dalam diagnosa yang akan mempengaruhi keberhasilan terapi dan prognosis yang buruk. Keberhasilan terapi yang tinggi dan kelangsungan hidup jangka panjang hanya terjadi pada kanker stadium awal dibandingkan stadium akhir. Memberikan gambaran pola terapi pada pasien kanker nasofaring di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo (RSMS). Mendapatkan gambaran jenis obat kanker yang digunakan pada pasien kanker nasofaring di RSMS. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan penelitian adalah cross sectional deskriptif dan metode pengambilan data secara retrospektif melalui rekam medik pasien. Sampel penelitian 199 pasien dengan perbandingan laki-laki dan perempuan 2,6:1, rata-rata umur pasien kanker nasofaring adalah 49,06±1,49 tahun (kisaran : 5-82th). Pasien datang ke RSMS kebanyakan sudah stadium lanjut (III dan IV) (30,1%). Sebanyak 143(71,6%) pasien mendapat terapi kanker dan 56(28,1%) pasien tidak mendapatkan terapi kanker. Terapi yang digunakan pada setiap stadium berbeda. Terdapat 3 jenis terapi yang digunakan di RSMS yaitu radioterapi 89(62,2%), kemoterapi 33(23,1%) dan kemoradiasi 21(14,7%). Golongan obat kanker yang digunakan adalah golongan alkilator, taxan, antibiotik dan alkaloid vinka. Diketahui banyak pasien yang memiliki kelengkapan jumlah siklus dan penyinaran yang rendah. Penyakit penyerta yang paling banyak adalah anemia 11(22,5%) dan golongan obat lain yang paling banyak digunakan adalah golongan analgetik 107(74,6%). Berdasarkan stadium kanker radioterapi adalah terapi yang paling banyak digunakan. Obat yang paling banyak digunakan pada kemoradiasi dan kemoterapi adalah cisplatin. Kata kunci: kanker nasofaring, pola terapi. ABSTRACK Nasopharyngeal cancer prevention until now become a problem, because early symptoms are not spesific and hidden location of nasopharyngeal cause a delay to diagnosis that will affect therapeutic efficacy and poor prognisis. High therapeutic efficacy and long term survival only achieved for patient who have early stage than advanced stage. This research purpose to provide overview a treatment pattern of nasopharyngeal cancer patients in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital (RSMS) and provide overview of cancer drugs types used in patient with nasopharyngeal cancer in RSMS. The research is observational research with descriptive cross sectional research design and retrospective methods of data collection through the medical records of patients. The total study population was 199 patients with a ratio of male and female was 2,6:1, the average age of nasopharyngeal cancer patients was 49.06 ± 1,49 years old (range: 5-82th). Patients come to RSMS have advanced stage (III and IV) (30,1%). 143(71,6) patients received cancer therapy and 56(28,1%) patients without cancer therapy. Therapy used in each stage is different. Three types of therapy used in RSMS. There are radiotherapy 89(62,2%), chemotherapy 33(23,1%) and chemoradiation 21(14,7%). Class of cancer drugs used are alkilator, taxan, antibiotics and alkaloids vinca. The most of patient have low in completed chemotherapy cycle and number of radiotherapy. Patients with comorbidities most anemic 11(22,5%) patients and the drug classes most widely used analgesic 107(74,6%). Based on cancer stage, radiotherapy is more widely used. The most widely used drugs in chemotherapy and chemoradiation is cisplatin. Keywords: nasopharyngeal cancer, the pattern of treatment.
Read more articles