Journal article // Dinamika Kerajinan dan Batik






Piranti Tradisi dalam Kreasi Batik Papua
2017  //  DOI: 10.22322/dkb.v34i2.3326
Irfa'ina Rohana Salma, Suryawati Ristiani, Anugrah Ariesahad Wibowo

Metrics

  • Eye Icon 564 views
  • Download Icon 1174 downloads
Metrics Icon 564 views  //  1174 downloads
Piranti Tradisi dalam Kreasi Batik Papua Image
Abstract

Perkembangan IKM Batik Papua mengalami berbagai kendala, antara lain stagnasi pembuatan motif yang hanya berorientasi pada maskot daerah yaitu burung cederawasih. Oleh karena itu perlu dilakukan diversifikasi desain dengan mengambil ide alternatif dari budaya masyarakat Papua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menciptakan desain motif batik yang inspirasinya diambil dari piranti tradisi masyarakat Papua. Piranti tradisi yaitu alat-alat tradisional yang biasa digunakan oleh masyarakat Papua ketika di rumah, saat bekerja, berperang suku, dan berkesenian. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data, pengkajian sumber inspirasi, pembuatan desain motif, dan perwujudan menjadi batik. Hasilnya berupa 6 motif batik yaitu: (1) Motif Honai Besar, (2) Motif Honai Kecil, (3) Motif Tifa Besar, (4) Motif Tifa Kecil, (5) Motif Tambal Ukir Besar, dan (6) Motif Tambal Ukir Kecil. Hasil uji kesukaan terhadap motif kepada 50 responden menunjukkan bahwa motif yang paling disukai yaitu Motif Honai Kecil. Hasil selengkapnya: Motif Honai Kecil 21 %, Motif Tifa Kecil 19 %, Motif Honai Besar 17 %, Motif Tambal Ukir Kecil 16 %, Motif Tambal Ukir Besar 15%, dan Motif Tifa Besar 12 %.

Full text
Show more arrow
 

Metrics

  • Eye Icon 564 views
  • Download Icon 1174 downloads
Metrics Icon 564 views  //  1174 downloads