Recently Published
Pembangunan Ekonomi Wilayah Kabupaten Ciamis Berbasis Komoditas Peternakan Image
Journal article

Pembangunan Ekonomi Wilayah Kabupaten Ciamis Berbasis Komoditas Peternakan

Keragaan Peternakan Ayam Sentul di Kabupaten Ciamis Image
Keragaan Peternakan Ayam Sentul di Kabupaten Ciamis Image

Keragaan Peternakan Ayam Sentul di Kabupaten Ciamis

Peran Kelembagaan dalam Pengembangan Agribisnis Mendong Image
Peran Kelembagaan dalam Pengembangan Agribisnis Mendong Image

Peran Kelembagaan dalam Pengembangan Agribisnis Mendong

Perilaku Petani dalam USAhatani Mangga di Kabupaten Cirebon Image
Perilaku Petani dalam USAhatani Mangga di Kabupaten Cirebon Image

Perilaku Petani dalam USAhatani Mangga di Kabupaten Cirebon

Dampak Penerapan Program Desa Organik terhadap Petani di Desa Cibodas Kab.bandung Barat Image
Journal article

Dampak Penerapan Program Desa Organik terhadap Petani di Desa Cibodas Kab.bandung Barat

Analisis Tekanan Penduduk Terhadap Petani Padi Sawah Image
Journal article

Analisis Tekanan Penduduk Terhadap Petani Padi Sawah

Model Bisnis Olahan Singkong pada USAha Peuyeum Abbas Sawargi Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Image
Journal article

Model Bisnis Olahan Singkong pada USAha Peuyeum Abbas Sawargi Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung

Dampak Penerapan Program Desa Organik terhadap Petani di Desa Cibodas Kab.bandung Barat Image
Dampak Penerapan Program Desa Organik terhadap Petani di Desa Cibodas Kab.bandung Barat Image
Journal article

Dampak Penerapan Program Desa Organik terhadap Petani di Desa Cibodas Kab.bandung Barat

Analisis Tekanan Penduduk Terhadap Petani Padi Sawah Image
Analisis Tekanan Penduduk Terhadap Petani Padi Sawah Image
Journal article

Analisis Tekanan Penduduk Terhadap Petani Padi Sawah

Model Bisnis Olahan Singkong pada USAha Peuyeum Abbas Sawargi Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Image
Model Bisnis Olahan Singkong pada USAha Peuyeum Abbas Sawargi Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Image
Journal article

Model Bisnis Olahan Singkong pada USAha Peuyeum Abbas Sawargi Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung

Most Viewed
Kajian Sikap dan Perilaku Konsumen dalam Pembelian Kopi Serta Pendapatnya terhadap Varian Produk dan Potensi Kedainya Image
Journal article

Kajian Sikap dan Perilaku Konsumen dalam Pembelian Kopi Serta Pendapatnya terhadap Varian Produk dan Potensi Kedainya

Tingginya tingkat konsumsi kopi yang ada di Indonesia membuat peluang bagi banyak pelaku USAha kedai kopi untuk mengembangkan USAhanya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana sikap dan perilaku konsumen terhadap pembelian kopi yang mereka lakukan di Armor Kopi Garden, Bandung. Metode analisis data yang digunakan adalah theory of reasoned action dari Fishbein yang terdiri dari sikap dan perilaku konsumen dengan sampel sebanyak 95 orang. Atribut yang digunakan dalam penelitian ini adalah rasa, variasi menu, desain produk, layanan pelengkap, harga, dan promosi. Hasil analisis menunjukan bahwa konsumen yang datang rata-rata adalah laki-laki berstatus mahasiswa/i. Alasan mereka datang ke kedai kopi yang paling dominan adalah karena suasana yang nyaman (44%), kemudian keinginan untuk sekedar mencoba (22%) lalu karena faktor rasanya yang khas (10%) dan berbagai alasan lainnya (22%). Sikap konsumen terhadap pembelian produk kopi secara keseluruhan menunjukan hasil yang baik. Sikap yang dianggap paling baik ada pada atribut desain produk dan yang dianggap paling tidak baik ada pada atribut promosi. Hasil analisis perilaku konsumen di Armor Kopi Garden berdasarkan angka skor rata-rata menunjukan bahwa yang berperan paling dominan dalam membuat keputusan konsumen adalah teman dan media sedangkan skor yang terendah ada pada keluarga. Potensi yang dimiliki antara lain produk yang beragam, fasilitas yang lengkap, serta barista yang handal. Kedala yang dimiliki dalam menjalankan USAha adalah adalah adanya competitor yaitu Armor Kopi Tahura yang menyebabkan pengunjung terbagi-bagi.
Segmentasi Pasar Pembeli Tahu Sumedang (Studi Kasus pada Perusahaan Tahu Bungkeng Kabupaten Sumedang) Image
Journal article

Segmentasi Pasar Pembeli Tahu Sumedang (Studi Kasus pada Perusahaan Tahu Bungkeng Kabupaten Sumedang)

Kabupaten Sumedang dikenal sebagai daerah penghasil pangan olahan terkemuka di Jawa Barat, terkenal sebagai sentra ‘tahu camilan' yang lebih dikenal dengan sebutan ‘tahu Sumedang'. ‘Tahu Sumedang' adalah produk lokal Kota Sumedang, yang memiliki keunikan. Keunikan tersebut misalnya dari rasanya, dari teksturnya, proses pengolahan, hingga cara penyajian dan cara memakannya. Keunikan yang khas ini ternyata hanya dimiliki di Sumedang dan menjadi faktor keunggulan tahu Sumedang dibanding tahu-tahu lainnya.Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Unit analisisnya adalah konsumen yang membeli tahu di Bungkeng. Objek penelitian ini adalah karakteristik pembeli yang dikelompokkan berdasarkan demografi yaitu usia, jenis kelamin, pendapatan per bulan, pekerjaan, pendidikan,agama dan domisili.Segmentasi pembeli tahu Sumedang berdasarkan hasil penelitian, yang menjadi pembeli di BUNGKENG sebagai berikut : berdasarkan rentang usia sebagian besar pembelinya berada pada rentang usia 45 – 49 tahun dengan persentase 21,68%, berdasarkan jenis kelamin pembeli laki-laki lebih banyak daripada perempuan dengan persentase 50,18%. Berdasarkan Agama, pembeli mayoritas beragama islam dengan persentase mencapai 94,18%. Sedangkan dilihat dari segmen pendidikan, pendidikan terakhinya sebagian besar pembeli berpendidikan terakhir SMA dengan persentase 52,13%. Apabila dilihat dari segmentasi pekerjaannya sebagian besar pekerja swasta dengan pendapatan 1 – 1,5 juta rupiah per bulan. Segmen Demografi berdasarkan domisili menunjukan bahwa pembeli berdomisili di Jawa Barat dengan persentase 54,58%.
Suggested For You
Kajian Aplikasi Teknologi Inseminasi Buatan dalam Upaya Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan USAha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Tasikmalaya Image
Journal article

Kajian Aplikasi Teknologi Inseminasi Buatan dalam Upaya Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan USAha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Tasikmalaya

The aims of this research are to know: level of productivity and income of cow farmers by artificial insemination, and natural farmer; in Tasikmalaya. Survey was the method used. There were 15 farmer as sampling unit of The Insemination Farmer and 17 the natural farmer. The result of the research can be concluded that: The produkductivity of artificial insemination farmer more than the productivity of natural farmer; both of the farmers were on equal fragnant productivity. It were one baby cow for one time of the fragnan. But the artificial insemination farmer have short interval. On 23 Th months the artificial insemination farmers have two times fragnant; the growth rate of the artificial insemination cow was faster then the growth rate of the natural cow. The baby cow by artificial insemination reach 105-110 kg on 4 Th months, but the natural were only 65-75 kg on 6-8 Th months. Net income of artificial insemination farmers were 5,65 percents on the total investments, while the natural farmer were 3,44 percent per month.
Kajian Distribusi Raskin di Kabupaten Sumedang Image
Journal article

Kajian Distribusi Raskin di Kabupaten Sumedang

Analisis Kelayakan USAha Pupuk Organik (Po) Curah Image
Journal article

Analisis Kelayakan USAha Pupuk Organik (Po) Curah

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada USAhatani Mendong Image
Journal article

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada USAhatani Mendong

Kajian Distribusi Raskin di Kabupaten Sumedang Image
Kajian Distribusi Raskin di Kabupaten Sumedang Image
Journal article

Kajian Distribusi Raskin di Kabupaten Sumedang

Analisis Kelayakan USAha Pupuk Organik (Po) Curah Image
Analisis Kelayakan USAha Pupuk Organik (Po) Curah Image
Journal article

Analisis Kelayakan USAha Pupuk Organik (Po) Curah

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada USAhatani Mendong Image
Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada USAhatani Mendong Image
Journal article

Persepsi Petani Terhadap Penggunaan Pupuk Organik Pada USAhatani Mendong

Read more articles