Recently Published
Informasi Jurnal Image
Journal article

Informasi Jurnal

Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Kimchi dan Kemampuannya Menghasilkan Zat Anti Bakteri Image
Journal article

Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Kimchi dan Kemampuannya Menghasilkan Zat Anti Bakteri

Informasi Jurnal Image
Informasi Jurnal Image
Journal article

Informasi Jurnal

Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Kimchi dan Kemampuannya Menghasilkan Zat Anti Bakteri Image
Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Kimchi dan Kemampuannya Menghasilkan Zat Anti Bakteri Image
Journal article

Isolasi Bakteri Asam Laktat dari Kimchi dan Kemampuannya Menghasilkan Zat Anti Bakteri

Most Viewed
Karakterisasi Enzim Amilase dari Bakteri Bacillus Amyloliquefaciens Image
Conference paper

Karakterisasi Enzim Amilase dari Bakteri Bacillus Amyloliquefaciens

Enzim Amilase merupakan salah satu jenis enzim yang berperan penting dalam industri. Enzim amilase digunakan untuk menghidrolisis pati menjadi molekul karbohidrat yang lebih sederhana, yaitu dekstrin, maltosa dan glukosa. Industri yang menggunakan amilase antara lain: dalam industri kertas, industry detergen, industry tekstil, industry obat dan industri roti dan kue. Bacillus amyloliquefacien merupakan salah satu bakteri yang dapat menghasilkan amilase. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan aktivitas enzim amylase dan mengkarakterisasi sifat biokimia enzim amylase dari B. amyloliquefaciens. Tahapan penelitian ini adalah penentuan waktu produksi optimum enzim amylase, produksi amylase dan penentuan aktivitas enzim amylase pada berbagai suhu dan pH. Penentuan aktivitas amylase menggunakan metode Nelson Somogyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim amylase yang dihasilkan oleh B. amyloliquefaciens mempunyai waktu produksi optimum pada jam ke 24 (1.4986 U/ml), temperature optimum 30-60 oC dan pH optimum 6-7.
Pemanfaatan Bacillus SP. Dan Pseudomonas Fluorescens Untuk Mengendalikan Penyakit Layu Tomat Akibat Sinergi R. Solanacaerum Dan Meloidogyne SP. Image
Conference paper

Pemanfaatan Bacillus SP. Dan Pseudomonas Fluorescens Untuk Mengendalikan Penyakit Layu Tomat Akibat Sinergi R. Solanacaerum Dan Meloidogyne SP.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri Bacillus sp. dan P. fluorescens dalam mengendalikan penyakit layu akibat sinergi M. incoqnita dan R.solanacearum pada tanaman tomat di rumah kaca. Pseudomonas fluorescens P8 merupakan bakteri antagonis yang terbaik untuk mengendalikan penyakit layu tomat dengan menekan masa inkubasi 95,39%, intensitas penyakit 69,95%, dan tingkat kerusakan akar karena nematode, serta untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan meningkatkan bobot segar tanaman 52,80 %, bobot akar tanaman 47,48%, dan jumlah buah 58,86%.
Karakterisasi Pupuk Organik dan Pupuk Organik yang Diperkaya dengan Batuan Fospfat dan K\u002Dfelspar Image
Conference paper

Karakterisasi Pupuk Organik dan Pupuk Organik yang Diperkaya dengan Batuan Fospfat dan K-felspar

Hubungan Pola Makan Dan Pola Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri Image
Journal article

Hubungan Pola Makan Dan Pola Menstruasi Dengan Kejadian Anemia Remaja Putri

Suggested For You
Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Mengenai Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Correlation of Knowledge, Attitudes, and Behavior on the Iron Content with the Incidence of Anemia Among Pregnant Mothers at Jatilawang Primary Health Center, Banyumas Regency Image
Journal article

Hubungan Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Mengenai Zat Besi Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas Correlation of Knowledge, Attitudes, and Behavior on the Iron Content with the Incidence of Anemia Among Pregnant Mothers at Jatilawang Primary Health Center, Banyumas Regency

Penelitian berjudul “Hubungan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Mengenai Zat Besi terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas” telah dilaksanakan di Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku mengenai zat besi terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang terdaftar di bagian KIA Puskesmas Jatilawang Kabupaten Banyumas, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik Systematic Random Sampling dan diperoleh sebanyak 70 ibu hamil sebagai sampel. Dari hasil analisis univariate diperoleh hasil prevalensi anemia pada ibu hamil sebesar 65,7%. Sebagian besar ibu hamil berusia antara 20 – 35 tahun, mempunyai jarak kehamilan lebih dari 5 (lima) tahun, berpendidikan dasar, tidak bekerja, mempunyai pengetahuan mengenai zat besi yang sedang, sikap mengenai zat besi adalah kurang dan mempunyai perilaku mengenai zat besi termasuk kurang. Analisis Bivariate dengan uji Chi Square menunjukkan tidak ada hubungan antara pengetahuan ibu mengenai zat besi dengan kejadian anemia. Sikap dan perilaku ibu mengenai zat besi masih kurang, hal ini ternyata dapat meningkatkan kejadian anemia pada ibu hamil. Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu mengenai zat besi perlu dilakukan penyuluhan secara rutin dan peningkatan distribusi Fe dengan kerjasama lintas program dan lintas sektoral.
Journal article

Compensatory Growth in Ruminants

Compensatory Growth in Ruminants Image
Journal article

Hubungan Spiritualitas Perawat Dan Kompetensi Asuhan Spiritual

Hubungan Spiritualitas Perawat Dan Kompetensi Asuhan Spiritual Image
Read more articles