Recently Published
Most Viewed
Makna dan Fungsi Teori dalam Proses Berpikir Ilmiah dan dalam Proses Penelitian Bahasa Image
Journal article

Makna dan Fungsi Teori dalam Proses Berpikir Ilmiah dan dalam Proses Penelitian Bahasa

Teori adalah pendapat, cara, dan aturan melakukan sesuatu. Teori memiliki fungsi sebagai suatu ikhtisar fakta dan hukum yang jelas dan ilmiah. Untuk mendapatkan pengertian dan mengorganisasikan pengalaman merupakan peran teori. Adapun tujuan teori ialah untuk mendapatkan pemahaman tentang sesuatu. Lentur dan dinamis merupakan sifat teori. Kelenturan dan kedinamisan teori dapat memudahkan penyimpulan apabila muncul data baru yang memungkinkan simpuan berubah. Atas dasar keilmiahan teori, berpikir yang sistematis sangatlah perlu memanfaatkan teori. Demikian juga dalam hal penelitian seperti yang diharapkan, teori memegang peranan penting, teori dijadikan sebagai alat bedah data. Kata kunci : Teori, berpikir, ilmiah, penelitian bahasa
Auksin : Zat Pengatur Tumbuh Penting Meningkatkan Mutu Stek Tanamam Image
Journal article

Auksin : Zat Pengatur Tumbuh Penting Meningkatkan Mutu Stek Tanamam

The main cutting of vegetative propagation on plant required a long time growth, because of rate to grow it is able to give growth regulator. Auxin can promote to grow of roots that producing on leaves and young buds. The influences of auxin depend on using, on fixed concentration to grow buds. On the contrary, ·the high concentration was able to inhibite to grow buds. Response of auxin on plant are differences. The strong effect on cell meristems it main a stem apical and coleoptil. Key Words : Auxin, cutting, Growth Regulator
Suggested For You
Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Analisis Danketerampilan Proses Sains Image
Journal article

Pengaruh Penerapan Model Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Analisis Danketerampilan Proses Sains

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadapkemampuan analisisdan keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 1 Parakan. Jenis penelitian adalah quasi experiment dengan desain pretest-posttest control design. Sampel diambil dari siswa kelas X SMA Negeri 1 Parakan semester kedua tahun ajaran 2013/2014.Data kemampuan analisis dan keterampilan proses dikumpulkan melalui instrumen tes dan lembar observasi.Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan uji multivariat (MANOVA).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan analisis dan keterampilan proses sains siswa. Kemampuan analisis dan keterampilan proses sains siswa pada kelas dengan menerapkan model inkuiri terbimbing (eksperimen) lebih baik dari pada kelas dengan menerapkan model ekspositori (kontrol). Nilai gain kemampuan analisis kelas eksperimen sebesar 0,47 dan nilai gain kelas eksperimen sebesar 0,21. Sedangkan rata-rata nilai keterampilan proses sains kelas eksperimen sebesar 79,6 dan kelas kontrol sebesar 74,4. Selain itu, berdasarkan uji manova, baik pada nilai signifikansi kemampuan analisis maupun nilai signifikasi keterampilan proses kurang dari 0,005, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan model inkuiri terbimbing terhadap kemampuan analisis dan keterampilan proses sains siswa SMA Negeri 1 Parakan.
Read more articles