Recently Published
Backmatter Image
Journal article

Backmatter

Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu Sebagai Pelindung Fungsi Hati Image
Journal article

Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu Sebagai Pelindung Fungsi Hati

Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013) Image
Journal article

Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013)

Hubungan Anemia Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Remaja Putri di Beberapa SLTA di Kota Palu Image
Journal article

Hubungan Anemia Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Remaja Putri di Beberapa SLTA di Kota Palu

Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu Sebagai Pelindung Fungsi Hati Image
Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu Sebagai Pelindung Fungsi Hati Image
Journal article

Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu Sebagai Pelindung Fungsi Hati

Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013) Image
Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013) Image
Journal article

Determinan Persalinan Sectio Caesarea Di Indonesia (Analisis Lanjut Data Riskesdas 2013)

Hubungan Anemia Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Remaja Putri di Beberapa SLTA di Kota Palu Image
Hubungan Anemia Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Remaja Putri di Beberapa SLTA di Kota Palu Image
Journal article

Hubungan Anemia Gizi dengan Infeksi Kecacingan pada Remaja Putri di Beberapa SLTA di Kota Palu

Most Viewed
Wawancara sebagai Salah Satu Metode Pengumpulan Data Image
Journal article

Wawancara sebagai Salah Satu Metode Pengumpulan Data

Dalam suatu penelitian ada beberapa tahap kegiatan yang harus dilalui untuk mencapai hasil akhir yang handal. Tahap itu mencakup: persiapan, pembuatan kuesioner, pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data sehingga menghasikan suatu kesimpulan. Dari kesimpulan sampailah ke­ pada saran, yang dapat digunakan sebagai masukan yang berguna untuk mengambil keputusan. Mutu suatu penelitian tergantung dari mutu tiap tahap tersebut, dimana kegiatan yang satu dan yang lainnya tidak dapat dipisahkan dan saling berkaitan. Penulisan ini tidak akan membahas semua tahapan, tetapi hanya ingin mendalami satu tahap kegiatan di dalam penelitian yaitu tahap pengumpulan data. Hampir pada semua penelitian metode wawancara paling banyak digunakan di dalam pengumpulan data. Dengan melaksanakan wawancara yang baik maka kesalahan di dalam pengumpulan data dapat ditekan serendah mungkin.
Cara Penulisan Laporan Penelitian Image
Journal article

Cara Penulisan Laporan Penelitian

Laporan penelitian adalah suatu dokumen tertulis tentang hasil pelaksanaan suatu penelitian yang dibuat secara jelas, disusun menurut metode penulisan dan sistematika tertentu dengan bahasa yang lugas. Pada hakikatnya suatu laporan harus berisikan tiga hal yaitu apa yang dilaporkan, siapa yang melaporkan dan kepada siapa laporan diberikan. Ketiga hal tersebut lazim ditulis pada halaman sampul atau halaman judul. Suatu penelitian baru dianggap selesai apabila telah diakhiri dengan suatu laporan penelitian, yang siap untuk didokumentasikan atau diolah lebih lanjut menjadi naskah ilmiah untuk diinformasikan ke masyarakat luas, misal melalui majaiah il­miah.
Suggested For You
Kecombrang (Etlingera Elatior): Sebuah Tinjauan Penggunaan Secara Tradisional, Fitokimia Dan Aktivitas Farmakologinya Image
Journal article

Kecombrang (Etlingera Elatior): Sebuah Tinjauan Penggunaan Secara Tradisional, Fitokimia Dan Aktivitas Farmakologinya

Kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) telah dikenal sejak lama oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman hias, sayur, dan obat tradisional. Rimpang, batang, daun, buah, bunga dan minyak atsiri merupakan bagian yang sering digunakan sehari-hari. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk menyajikan informasi yang komprehensif mengenai penggunaan secara tradisional, konstituen kimia, penelitian biologi dan farmakologi sebagai bukti ilmiah khasiat kecombrang guna pengembangan lebih lanjut dalam aspek pengobatan tradisional. Penggunaan secara tradisional menunjukkan kecombrang banyak digunakan sebagai penambah rasa pada masakan, pengawet makanan, mengobati luka dan sakit telinga serta sebagai penghilang bau badan. Kecombrang kaya akan golongan fenol, polifenol, flavonoid, dan terpenoid. Beberapa hasil penelitian menunjukkan kecombrang memiliki berbagai macam aktivitas farmakologis sebagai antioksidan, antibakteri, antikanker, larvasida dan repellent. Torch ginger (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) has long been known by Indonesian people as an ornamental, vegetable, and traditional medicine. Rhizomes, stems, leaves, fruits, flowers and essential oils are part that is often used in daily life. The purpose of this review is to present a comprehensive information of traditionally using, chemical constituents, biological and pharmacological research as the scientific evidence of the torch ginger efficacy for further development of traditional medicine. Traditionally used of torch ginger indicates that it is widely used as a flavor enhancer in food, food preservatives, wounds and earaches medicine and body odor remover. Torch ginger is rich of phenols, polyphenols, flavonoids and terpenoids. The other research indicate that torch ginger has a wide range of pharmacological activity as an antioxidant, antibacterial, anticancer, larviciding and repellent.
Standarisasi Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L)) Dari Tiga Tempat Tumbuh Image
Journal article

Standarisasi Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L)) Dari Tiga Tempat Tumbuh

Taenia Saginata Image
Journal article

Taenia Saginata

Standarisasi Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L)) Dari Tiga Tempat Tumbuh Image
Standarisasi Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L)) Dari Tiga Tempat Tumbuh Image
Journal article

Standarisasi Simplisia Dan Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea Balsamifera (L)) Dari Tiga Tempat Tumbuh

Taenia Saginata Image
Taenia Saginata Image
Journal article

Taenia Saginata

Read more articles